Membuat PC Router
Pendahuluan
Secara
umum router didefinisikan sebagai sebuah alat jaringan komputer yang
mengirimkan paket data melalui sebuah jaringan atau Internet menuju tujuannya.
Sedangkan fungsi dari router itu sendiri adalah sebagai dua atau lebih jaringan
untuk meneruskan data dari satu komputer ke komputer lainnya dalam sebuah
jaringan.
Router juga banyak digunakan
untuk menghubungkan jaringan yang lebih kecil ke jaringan yang lebih besar,
atau bisa juga digunakan untuk membagi jaringan besar ke menjadi subjaringan
yang lebih banyak.
Kelebihan dan Kekurangan PC
Router
PC yang digunakan sebagai router memilki kelebihan dan juga kekurangan. Secara singkat dapat saya sampaikan sebagai berikut.
Kelebihan
Kekurangan
PC yang digunakan sebagai router memilki kelebihan dan juga kekurangan. Secara singkat dapat saya sampaikan sebagai berikut.
Kelebihan
- Lebih murah dalam hal biaya bila dibandingkan harga router original.
- Mudah dalam penyetingan dan konfigurasi router.
- Mudah dalam penambahan fitur baru.
- Multifungsi artinya dapat berfungsi sebagai sebagai router atau PC.
- Maintenance atau perawatan router lebih mudah seperti merawat PC biasa.
- Hemat biaya karena tidak perlu membeli dedicated router.
- Dapat diinstal sistem operasi yang memang khusus di desain untuk router.
- Sistem yang digunakan dapat berbasis Windows atau Linux/ Unix.
- Dapat berperan ganda sebagai PC biasa selain router bila memakai WinRoute.
Kekurangan
- Pilihan koneksinya terbatas tergantung jumlah network card dan slot PCI yang tersedia.
- Kestabilan kerja tidak sebaik dedicated router.
- Bila device komputer mengalami masalah maka router dalam jaringan tidak akan berfungsi.
- Ada harga ada kinerja, berbeda dengan dedicated router yang mahal semisal Cisco yang neniliki kestabilan kerja yang tinggi.
- Dengan peran ganda yang diemban router, maka kinerja PC router akan menjadi berat.
Adapun peralatan yang dibutuhkan
adalah sebagai berikut :
- Sebuah PC yang akan kita jadikan PC Router yang telah dipasang dua buah LAN Card (NIC)
- Kabel LAN UTP yang sudah siap pakai
- Switch atau Hub 8 port
Langkah selanjutnya adalah
mengkonfigurasi PC yang akan kita jadikan PC Router. Untuk mengkonfigurasi
dapat dilakukan dengan membuka Control Panel à
Pilih Network Connections à Klik kanan
pada LAN Card Pertama à Pilih
Properties.
Pada tab General, pilih Internet
Protocol (TCP/IP) à pilih Properties
à Masukan IP Address untuk PC yang
akan dijadikan PC Router. Atau jika PC router ini akan dijadikan sebagai share
internet bagi anggota jaringan lainnya, masukan IP Static yang diperoleh dari
ISP pada LAN Card yang pertama. Masukan secara lengkap IP Address Static, DNS,
ALT DNS serta default gateway yang diperoleh dari ISP. Klik OK untuk menutup
konfigurasi. (konfigurasi LAN Card pertama sudah selesai). Sekarang lakukan
pengetesan dengan menge- ping DNS yang kita masukan tadi. Misal konfigurasi NIC
pertama :
- IP Address 192.168.47.63
- Subnet Mask 255.255.255.240
- Default Gateway 192.168.47.66
- DNS 203.157.31.1
- ALT DNS 203.157.32.2
Cek koneksi melalui Start à Run à
ketikan ping 203.157.31.1 –t
Jika koneksi tersambung maka akan
ada konfirmasi
Reply from 203.157.31.1 :
bytes = 32 time= 5 ms TTL 512
….
Langkah selanjutnya adalah
mengkonfigurasi LAN card yang kedua. Langkah ini sama dengan konfigurasi NIC
pertama. Bedanya, pada LAN Card ini adalah alamat IP komputer yang akan
dijadikan Router. IP Address dan gateway pada LAN Card kedua inilah yang
nantinya akan dijadikan default gateway bagi komputer client. Konfigurasi pada
LAN Card kedua ini yang akan dijadikan patokan nantinya dalam pengalamatan IP
pada PC client. Misalkan konfigurasi untuk LAN Card kedua adalah sebagai
berikut :
- IP Address 192.168.10.1
- Subnet Mask 255.255.255.0
- Default Gateway 192.168.10.1
- DNS 203.157.31.1 (mengikuti DNS ISP)
- ALT DNS 203.157.32.2 (mengikuti DNS ISP)
Konfigurasi untuk PC yang akan
kita jadikan telah selesai dan siap untuk dihubungkan dengan komputer client.
Pasangkan Switch atau hub melalui LAN Card kedua kemudian sambungkan PC client
melalui Hub tersebut dengan mengkonfigurasi IP Address sesuai dengan default
gateway yang ada pada NIC kedua.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar