Selasa, 25 Desember 2012

Membuat PC Router


Membuat PC Router


Pendahuluan
Secara umum router didefinisikan sebagai sebuah alat jaringan komputer yang mengirimkan paket data melalui sebuah jaringan atau Internet menuju tujuannya. Sedangkan fungsi dari router itu sendiri adalah sebagai dua atau lebih jaringan untuk meneruskan data dari satu komputer ke komputer lainnya dalam sebuah jaringan.

Router juga banyak digunakan untuk menghubungkan jaringan yang lebih kecil ke jaringan yang lebih besar, atau bisa juga digunakan untuk membagi jaringan besar ke menjadi subjaringan yang lebih banyak.

Kelebihan dan Kekurangan PC Router
PC yang digunakan sebagai router memilki kelebihan dan juga kekurangan. Secara singkat dapat saya sampaikan sebagai berikut.

Kelebihan
  • Lebih murah dalam hal biaya bila dibandingkan harga router original.
  • Mudah dalam penyetingan dan konfigurasi router.
  • Mudah dalam penambahan fitur baru.
  • Multifungsi artinya dapat berfungsi sebagai sebagai router atau PC.
  • Maintenance atau perawatan router lebih mudah seperti merawat PC biasa.
  • Hemat biaya karena tidak perlu membeli dedicated router.
  • Dapat diinstal sistem operasi yang memang khusus di desain untuk router.
  • Sistem yang digunakan dapat berbasis Windows atau Linux/ Unix.
  • Dapat berperan ganda sebagai PC biasa selain router bila memakai WinRoute.

Kekurangan
  • Pilihan koneksinya terbatas tergantung jumlah network card dan slot PCI yang tersedia.
  • Kestabilan kerja tidak sebaik dedicated router.
  • Bila device komputer mengalami masalah maka router dalam jaringan tidak akan berfungsi.
  • Ada harga ada kinerja, berbeda dengan dedicated router yang mahal semisal Cisco yang neniliki kestabilan kerja yang tinggi.
  • Dengan peran ganda yang diemban router, maka kinerja PC router akan menjadi berat.
Adapun peralatan yang dibutuhkan adalah sebagai berikut :
  1. Sebuah PC yang akan kita jadikan PC Router yang telah dipasang dua buah LAN Card (NIC)
  2. Kabel LAN UTP yang sudah siap pakai
  3. Switch atau Hub 8 port
Langkah selanjutnya adalah mengkonfigurasi PC yang akan kita jadikan PC Router. Untuk mengkonfigurasi dapat dilakukan dengan membuka Control Panel à Pilih Network Connections à Klik kanan pada LAN Card Pertama à Pilih Properties.
Pada tab General, pilih Internet Protocol (TCP/IP) à pilih Properties à Masukan IP Address untuk PC yang akan dijadikan PC Router. Atau jika PC router ini akan dijadikan sebagai share internet bagi anggota jaringan lainnya, masukan IP Static yang diperoleh dari ISP pada LAN Card yang pertama. Masukan secara lengkap IP Address Static, DNS, ALT DNS serta default gateway yang diperoleh dari ISP. Klik OK untuk menutup konfigurasi. (konfigurasi LAN Card pertama sudah selesai). Sekarang lakukan pengetesan dengan menge- ping DNS yang kita masukan tadi. Misal konfigurasi NIC pertama :

  •             IP Address                192.168.47.63
  •             Subnet Mask             255.255.255.240
  •             Default Gateway       192.168.47.66
  •             DNS                            203.157.31.1
  •             ALT DNS                     203.157.32.2

Cek koneksi melalui Start à Run à ketikan ping 203.157.31.1 –t
Jika koneksi tersambung maka akan ada konfirmasi
             
Reply from 203.157.31.1 : bytes = 32 time= 5 ms TTL 512
            ….
Langkah selanjutnya adalah mengkonfigurasi LAN card yang kedua. Langkah ini sama dengan konfigurasi NIC pertama. Bedanya, pada LAN Card ini adalah alamat IP komputer yang akan dijadikan Router. IP Address dan gateway pada LAN Card kedua inilah yang nantinya akan dijadikan default gateway bagi komputer client. Konfigurasi pada LAN Card kedua ini yang akan dijadikan patokan nantinya dalam pengalamatan IP pada PC client. Misalkan konfigurasi untuk LAN Card kedua adalah sebagai berikut :

  •             IP Address            192.168.10.1
  •             Subnet Mask         255.255.255.0
  •             Default Gateway   192.168.10.1
  •             DNS                        203.157.31.1 (mengikuti DNS ISP)
  •             ALT DNS                 203.157.32.2 (mengikuti DNS ISP)

Konfigurasi untuk PC yang akan kita jadikan telah selesai dan siap untuk dihubungkan dengan komputer client. Pasangkan Switch atau hub melalui LAN Card kedua kemudian sambungkan PC client melalui Hub tersebut dengan mengkonfigurasi IP Address sesuai dengan default gateway yang ada pada NIC kedua.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar